Oke, lanjut coret-coret dinding blog aaahhh… padahal baru
kemarin rasanya dinding blog ini sudah aku nodai dengan tulisan, ya, semoga
bisa istiqomah ngeblog tiap hari. Ahahai..
Kisah ini bermula, once upon a time in Surabaya, ketika itu
menunjukkan jam 17:50 WIB tiba-tiba seorang hokage, sebut saja raikage dwitama
mengirim pesan lewat chat FB “ayo mangan ambek arek2 (artinya : ayo makan sama
man teman ta’iye), oke, karena rasa persahabatan
yang tinggi akhirnya saya bersedia, itung-itung jalan-jalan lah, kebetulan
malam ini “Raikage Dwitama” mengajak makan di Bebek Sambel dekat Tugu Pahlawan,
time by time alias waktu ke waktu akhirnya rombongan pencari makan “Sambel
bebek” datang dengan membawa armada 3 buah motor HONDA tepat di depan kos, oke
perkenalkan kami yang BERKELANA untuk perang melawan “Sambel Bebek” ada 6
orang:
1.
Yang pertama, M. Baqir
Assegaf, sebut saja “Onta”, dia adalah pemain sepakbola jebolan La Masia
(Katanya..), wajahnya sangar, tapi sayang akhir-akhir ini cinta asmaranya
menemui jalan buntu karena “Mawar yang akan dipetik telah menjadi milik lebah
yang sama, dulu”. Hahhaa
 |
Penghulu Nikahan |
Ini penampakan Baqir
2.
Yang Kedua, Avief Nurrokhim
alias Gervinpep, dia adalah salah satu calon walikota yang gagal dalam
pemilihan namun akhirnya terpilih jadi anggota DPR, mungkin karena tampangnya
yang mirip ahmadinejad (mekso titik gapopo) hingga akhirnya bisa jadi anggota
DPR. Hahaha Ini Penampakan Apep
 |
Apep Ahmadinejad |
3.
Yang Ketiga, Arifuddin
Wahyudi, yang akrab dipanggil “Arwah’, termasuk golongan orang langka karena
punya ekor berjumlah dua, kalau gak percaya silahkan dicek sendiri letak
ekornya. Ini penampakan Arwah
 |
Arwah Sang Pecangkul Hati |
4.
Yang Keempat, Saudala
Maulana Muhammad AL Hanief, atau lebih sering dipanggil hanyip, punya kelebihan
khusus yakni ilmu “Mbatin” yang hebat, baik hati, ramah (eh.. lamah) dan yang
terpenting adalah solider sama sesame manusia. Ini penampakan Hanyip
 |
Hanyip SM@$h |
5.
Yang Kelima, Raikage
Dwitama, orang tertua di rombongan sepertinya, dia punya tubuh berotot, tegar,
dada bidang, gak jauh beda sama Arnold schwezinegger, tapi saying karena tak
kunjung mendapatkan pacar bahkan menjurus homo, penampakkannya berubah menjadi
seperti ini
 |
DWIT"HOMO" KARISMA |
6. Yang Terakhir, Terganteng
dan Terimut adalah saya sendiri, orang memanggil saya “qifni” atau “kipli”, tak
perlu dijelaskan tentang saya, biarlah saya menjadi dieri saya sendiri, dan
yang bisa menilai saya hanya kalian para pembaca tercinta (*titik dua
bintang*), Ini penampakan saya
 |
????? |
Lanjut, bercerita, lantas setelah kami menaiki armada masing-masing, saya
dengan Hanyip, dwitma dengan Arwah dan Apep dengan Onta, kami pun lekas menuju
TKP, ini gambar saat kami menikmati sang bebek, nyam nyam nyam sluurrrp jare
baqir..
Karena tujuan kami makan telah berhasil kamipun memutuskan
untuk pulang, namun tiba-tiba seekor teman kami (maklum yang ikut BERKELANA
mala mini punya ekor semua, tapi entah dimana) nyeletuk untuk foto-foto di Tugu
Pahlawan, maka kami putuskan untuk jepret-jepret disana, dan lagi-lagi kami
Cuma punya motto “Wes Gak Usah Ngreken Isin, Wong Gak Kenal Ae kok”, akhirnya
sesi foto-foto dengan 6 model majalah “ANIMAL” pun berlangsung khidmat dan
penuh penghayatan, hingga pada akhirnya jam menunjukkan 20:41 kamipun melangkah
pulang.
Ditengah perjalanan pulang, langit seperti enggan mengikhlaskan
kami pulang ke KOS karena mereka menangisi kepergian kami dengan hujan yang
deras, dan basah kuyuplah kami, ehh gak kami, Cuma aku dan hanyip.. yang
kalian bawa jas hujan, sedangkan saya
dan Hanyip berjaskan angin dingin malam,,, (SALAM ASULOLE)
 |
Aku ganteng dewe |
 |
Gak jelas kabeh |
 |
Peresmian Tugu Pahlawan Oleh Presiden RI Ke 12 |
 |
Belajar Dadi Model Cover Album Boyband |
 |
Pose Dengan Background Tugu Pahlawan |
 |
Cherybelle "IN ACTION" |
 |
Koyok Band Malaysiaan |
 |
*JOMBLO* |
 |
Generasi Bukan Patah Hati |
 |
Ini Amati dan Resapi Bapaakkk |
 |
Susana Hujan Ketika Pulang |
Yess, ini cerita malam ini, dilanjut besok tentang futsall…
slurp slurp slurp… 14ribu untuk PAHA BEBEK SUPER 2ribu untuk ES TEH (isek utang
apep) dan Gratis untuk PARKIR (dibayari Sang Maestro La Masia “Baqir”)